Selama 33 tahun konsisten mengadakan kompetisi inovasi anak muda terbesar di dunia, program dari L’Oréal ini kembali hadir di Indonesia lewat Brandstorm yang ke-18. Nggak cuma sekadar lomba, Brandstorm sekarang juga jadi wadah buat anak muda mengasah pola pikir inovatif sekaligus mempersiapkan diri masuk ke dunia kerja.

Setiap tahunnya, Brandstorm selalu mengangkat tema yang lagi relevan di industri kecantikan, mulai dari beauty-tech dan AI, men’s grooming, sampai tema tahun ini yaitu “Craft the Future of Luxury Fragrance”. Tema ini dipilih karena kategori parfum lagi berkembang pesat, bahkan diperkirakan nilai pasarnya di Indonesia bisa tembus Rp 4 triliun di tahun 2025.

Antusiasme anak muda juga tetap tinggi di edisi ke-18 ini. Total ada 11.489 pendaftar dengan 7.611 peserta aktif dari seluruh Indonesia. Angka ini naik cukup signifikan, bahkan hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang mencatat 6.358 pendaftar.
Kali ini, Tim Moneyfesteam dari Institut Teknologi Bandung berhasil menjadi pemenang nasional dengan inovasi “Azzaro Quintessence.” Inovasi ini mendefinisikan ulang signature scent, dengan mengorkestrasi fragrance ecosystem yang smart dan personalized. Tim Moneyfesteam akan mewakili Indonesia pada final global di Paris pada Juni 2026, bersaing dengan pemenang dari 63 negara lainnya.


Brandstorm menjadi salah satu jalur utama pengembangan talenta muda dengan kontribusi sekitar 25% dari total karyawan muda selama 5 tahun terakhir. Bahkan terdapat satu tahun dimana 33,3% talenta muda L’Oréal Indonesia datang dari program Brandstorm. Tentunya L’Oréal Indonesia juga berkomitmen untuk selalu lebih maju dalam inovasi-inovasinya.