Search

HYBE Sebut Min Heejin Konsul ke Dukun Terkait Management Perusahaan

Sesaat sebelum Min Heejin menggelar konferensi pers pada hari Kamis (25/4), pihak HYBE merilis pernyataan yang menuduh Min Heejin konsul ke dukun terkait dengan pengelolaan perusahaan. Berikut pernyataan dari HYBE:

Min Heejin, CEO ADOR ditemukan praktik ‘manajemen dukun’ yang serius

  • Mendapat pelatihan dari seorang dukun wanita terkait semua aspek manajemen, mulai dari perekrutan hingga penjadwalan.
  • Akan menguntungkan baginya jika BTS pergi wamil, jadi dia minta guna guna dukun agar BTS menjalani wamil

Ditemukan bahwa CEO Min Hee-jin telah dilatih oleh seorang dukun wanita dalam urusan manajemen utama perusahaan seperti personalia dan perekrutan. Dukun tersebut mengaku kemasukan roh kerabat dekat Min dan telah melatihnya dalam semua aspek manajemen melalui KakaoTalk.

HYBE pada 25 April melalui pemeriksaan forensik telah mendapatkan percakapan panjang antara Min Heejin yang melayangkan komplain atas pelanggaran kepercayaan dalam pekerjaan, dengan dukun yang mengaku telah dirasuki oleh kerabat dekat Min. Dalam catatan obrolan, dukun tersebut, “Jiyoungnim 0814,” yang lebih tua dari Min, mengklaim telah kerasukan roh saudara perempuan kerabatnya dan memanggil Min dengan sebutan “eonni.”

Dalam percakapan tahun 2021, dukun tersebut menyarankan Min untuk “mendirikan perusahaan dalam tiga tahun”. Dukun tersebut juga mengatakan, “Saya akan membantumu dalam tiga tahun ke depan. Dalam tiga tahun, saya akan membawa (label baru Min) merger, dan saya akan melakukan semuanya dalam tiga tahun.” Min meminta dukun untuk meninjau rencananya untuk usaha joint venture, opsi saham, dan label baru. Bimbingan dari dukun tersebut bertepatan dengan titik di mana Min benar-benar mengambil langkah untuk mengambil alih kendali. Min juga berdiskusi dengan dukun tersebut mengenai kapan ia harus menjual saham HYBE.

Dia juga mendiskusikan dengan dukun tentang masalah anggota BTS yang akan menjalani wajib militer. Ketika Min bertanya kepada dukun, “BTS menjalani wamil atau tidak,” dukun menjawab, “Mereka akan masuk wamil.” Min kemudian berkata kepada dukun tersebut, “Kurasa akan lebih baik bagiku jika BTS masuk wamil, jadi pastikan mereka wamil, wkwk.” Dia kemudian bertanya, “Bagaimana menurutmu?” Yang dijawab oleh dukun itu, “Aku akan mengirim mereka pergi. Ini tidak seberat memenangkan medali emas,” menyiratkan ilmu dukun. Min kemudian bertanya lagi, “Karena menurut saya lebih baik bagi saya jika mereka tidak ada.”

Kami mengkonfirmasi bahwa ia melakukan pelanggaran terkait SDM saat melakukan intervensi dalam kegiatan manajemen sehari-hari. Penyimpangan yang dikonfirmasi termasuk meminta personil, membocorkan informasi tentang perpindahan personil, dan membocorkan informasi pribadi pelamar kerja. Dukun meneruskan lamaran kerja salah seorang pelanggannya bernama Park kelahiran 90’an, ke email pribadi Min, dan Min melakukan penyaringan rekrutmen untuk Park melalui Shin, wakil CEO. Selama proses tersebut, CEO Min menyadari bahwa akan ada masalah dan berkata, “Saya seharusnya tidak mengirim email yang mengatakan bahwa saya diperkenalkan oleh M (nama bisnis dukun), seharusnya kirim email lamarannya saja. Saya sangat bodoh untuk mengirim email yang mengatakan bahwa saya diperkenalkan lewat dukun.” Namun demikian, karena proses perekrutan berjalan normal, CEO Min berkonsultasi dengan dukun tentang apakah akan menugaskan Park sebagai manajer atau manajer girl grup rookie.

Dukun juga digunakan untuk mengevaluasi kandidat yang sedang dalam proses wawancara. Evaluasi positif dari dukun sebagian besar digunakan untuk mempekerjakan kandidat, dan beberapa dipekerjakan di ADOR. Dukun juga terlibat dalam proses peninjauan transisi beberapa karyawan HYBE yang bekerja di departemen lain, berbagi informasi biografi mereka dengan dukun.

Ada juga kejadian dimana Min dan sang dukun melakukan ilmu dukun terhadap para eksekutif HYBE. Ketika dukun tersebut mengirimkan kue beras yang “dibuat dalam bentuk kepala” ke rumah Min, Min bertanya, “Apakah ini akan membantu mereka membuka diri?” Dukun tersebut menjawab, “Mereka akan jadi sangat sadar.”

Ada juga komentar yang menghina tentang manajemen. Terkait ketua Bang Sihyuk, CEO Min berkata, “Dia sangat tidak memiliki dasar, dia hanya meniru, meniru, meniru,” dukun menasihatinya, “Meniru menghasilkan uang, jadi belajarlah darinya.” Ketika dia bertanya, “Si Bang itu padahal bukan CEO, tapi berkat rencana yang disusunnya itu dia bisa sampai ke titik ini,” dia menjawab, “Sebenarnya, dia sampai ke titik ini karena meniru karyaku wkwkwkwk”. Mengingat percakapan ini terjadi pada tahun 2021, ini adalah klaim bahwa BTS, grup paling sukses pada saat itu, menirunya.

Penentuan nama ADOR juga ditinjau oleh dukun. Min, yang awalnya kepikiran nama antara Alljoy dan ADOR, bertanya kepada dukun beberapa kali, dan ketika mereka mengatakan ADOR lebih baik, dia memutuskan memakai nama itu.

Dia juga membuat komentar yang merendahkan tentang para trainee yang akan dilatihnya. Dalam satu kesempatan, Min bertanya kepada dukun, “Para anak-anak bodoh itu pasti akan mematuhi saya dan tidak akan ada yang bikin masalah, bukan?” dan dukun menjawab, “Tidak ada.”

Menurut catatan percakapan, Min mengenal “Ji Young-nim 0814” dari M Shaman di Yeoksam-dong, Gangnam, sebelum tahun 2017. Dia kemudian menerima pelatihan bisnis melalui percakapan media sosial. Lawan bicara dari percakapan tersebut adalah seorang dukun dan roh kerabatnya, yang melatih Min dari waktu ke waktu.

Pada Agustus 2021, bisnis dukun M dikonfirmasi telah meluncurkan entitas bernama M Partners. Sang dukun terdaftar sebagai direktur di entitas ini. CEO perusahaan, Lee, juga menjalankan perusahaan jasa dengan nama yang sama, M Consulting. M Consulting ditemukan telah menagih ADOR untuk layanan kebersihan untuk ruang kerja pribadi Min.

HYBE sebelumnya telah meminta konfirmasi atas fakta-fakta tersebut dalam kuesioner audit yang dikirim ke Min pada tanggal 22 April, tetapi Min membantah semua itu dalam jawabannya pada tanggal 24 April. HYBE sebenarnya mengkonfirmasi fakta-fakta yang diperoleh dari tip-off melalui dialog panjang selama audit aset informasi.

Pejabat HYBE menyatakan, “Terlepas dari kenyataan bahwa kami terus menemukan masalah serius, termasuk kegiatan kriminal yang tidak diungkapkan, yang membuatnya tidak mungkin untuk dipercayakan dengan kegiatan manajemen lagi, Min tidak menanggapi permintaan kami untuk pemecatannya, yang menyebabkan gangguan serius pada normalisasi manajemen ADOR.”

Sumber: Sports Kyunghyang

Search

HOT NOW !