HOT: Kasus Bullying ‘Berdarah’ Brutal yang Melibatkan oleh 5 Siswi SMP di Busan

228

Berita yang kini menjadi sorotan seluruh warga Korea Selatan yaitu Kasus Bullying ‘Berdarah’ Brutal yang melibatkan 5 siswi SMP di daerah Busan, Korea selatan.

Menurut Yonhap News, sekitar 5 Siswi SMP (4 Orang berumur 14 tahun, 1 Orang berumur 13 Tahun) tertangkap CCTV tengah menyiksa temannya yang seumuran dengan mereka. 4 Siswi tersebut menyiksa temannya dengan kekerasan fisik kemudian menggunakan kursi dan pecahan kaca.

Media juga berhasil mewawancarai ibu dari korban bullying tersebut berikut lebih lengkap wawancaranya:

“Anakku A sudah dibully sejak 2 bulan lalu, polisi juga sudah mengetahui hal ini namun mereka tidak menanggapinya dengan serius karena kami hanyalah masyarakat biasa. Kali ini aku tidak bisa tinggal diam anakku sudah masuk rumah sakit, ia disiksa selama 1 jam 40 menit aku tidak tahan melihat penderitaan anakku. Kami tahu hukum di negara ini lemah terutama kami yang hanya masyarakat biasa sementara orang-orang yang menyiksa anakku adalah orang ‘besar’. Kini anakku harus menerima perawatan hingga 1 bulan kedepan. Aku sungguh tidak tega melihat keadaan anakku saat ini”

Q: Apakah kau mengetahui mengapa mereka melakukan bully kepada anakmu?
A: Menurut media karena anakku tidak meminjamkan mereka baju. Namun itu salah, Pertama mereka menyerang Anakku karena ia menjawab telpon dari kekasih salah satu anak yang menyerang anakku. Tetapi memang anak-anak tersebut selalu memukuli anakku ini sudah terjadi 2 bulan lalu, kami sudah melaporkannya ke polisi namun tidak ada tanggapan. Anak-anak tersebut memiliki perilaku yang buruk dan selalu mengintimidasi anak-anak lainnya. Bahkan anak-anak yang terintimidasi mengatakan mereka akan mati jika tertangkap oleh anak-anak tersebut.

Q: Ada indikasi bahwa polisi yang menanggapi kasus ini tidak menjalankan investigasi dengan baik?
A: Kasus penyiksaan kepada anakku 2 bulan lalu dan yang ini juga lebih parah. Pada hari dimana mereka menyerang anakku, aku memposting apa yang mereka lakukan di facebook, dan seseorang telah memblokirnya. Aku dan anakku akhirnya mengungkapkan kasus ini secara terang-terangan, kemudian Polisi memanggil kami untuk melakukan investigasi, namun anak-anak tersebut bisa pulang kerumah karena tidak adanya cukup bukti. Polisi sangat menganggap remeh kasus ini karena orang tua mereka adalah orang ‘besar’.

Q: Apa anak-anakmu dekat dengan mereka?
A: Aku sudah mengatakan bahwa ia diserang di karaoke 2 bulan lalu. anak-anak tersebut tidaklah normal, Salah satu anak yang menyerang anakku mengatakan, “lebih baik kita menyiksanya hingga ia banyak mengeluarkan darah”. Bahkan mereka mengatakan ingin membunuh anakku. Aku tidak habis pikir mereka sangat menikmati untuk menyiksa teman mereka.

Q: Apakah orangtua dan mereka sudah datang untuk meminta maaf?
A: Keduanya belum bertemu denganku. Aku tidak ingin bertemu dengan mereka, dan aku harap mereka dihukum setimpal dengan apa yang telah mereka perbuat kepada anakku.

Q: Negara kita mempunyai batasan undang-undang hukuman untuk anak dibawah umur, namun tindakan yang terjadi kepada anakku telah terlewat batas untuk kejahatan yang dilakukan oleh anak dibawah umur, bagaimana menurutmu mengenai hal ini?
A: Apa perasaanmu, melihat putrimu sendiri dalam keadaan berlumuran darah tergeletak dijalanan, mereka dengan ringanya meninggalkan putriku seperti itu tanpa rasa bersalah. Ini sangat kejam. Aku mohon kepada pemerintah untuk mengusut kasus ini, dimana orang tua bisa tenang dengan keadaan putra dan putri mereka saat berada di sekolah, aku ingin kasus ini diusut sampai tuntas dan mereka mendapatkan hukuman yang setimpal, dan aku berharap tidak ada korban seperti anakku dimasa depan.

Netizen korea telah menandatangani petisi agar pemerintah mengususut tuntas kasus ini.

Bagaimana menurut kalian?

——–
Various Source
Rewrite by. Coppamagz
>DEFS, Aegyo

#CM_busanteengirl

You might also like
Comments