FEATURE : 8 Idol yang Pernah Didiagnosa Memiliki Gangguan Mental

283

Menjadi seorang idol sepertinya tampak menyenangkan dan penuh dengan kemewahan. Tapi, dibalik setiap senyum dan tawa yang mereka tunjukkan di depan kamera, bisa saja mereka tengah berjuang melawan monster yang ada di dalam diri mereka.

Meskipun gangguan mental bukanlah sesuatu yang enak dan nyaman untuk dibicarakan, bahkan beberapa orang cenderung menghindari dan menutupi kalau dia sakit secara psikis; 8 idol ini justru berani mengakui bahwa mereka memiliki gangguan mental, bahkan ada yang menjadikannya karya.

1. Suga BTS
Jika membicarakan depresi di kalangan idol kpop, nama Suga pasti selalu ada di daftar. Dia mengakui bahwa dia menderita depresi di dalam sebuah wawancara radio pada tahun 2014. Depresinya ini bahkan sudah dia alami sebelum debut bersama BTS. Dalam mixtapenya, ‘Agust D’, Suga banyak menceritakan tentang dirinya yang bertarung melawan depresi, OCD (Obsessive-Compulsive Disorder)–pikiran berlebihan (obsessive) yang menyebabkan perilaku berulang (compulsive) contohnya mencuci tangan berulang kali karena takut terkena kuman atau bakteri, dan social anxiety–atau kecemasan sosial, suatu kondisi di mana seseorang merasa takut yang tidak rasional ketika harus berinteraksi sosial. Bahkan dalam track ‘The Last’, Suga membagikan pengalamannya saat mencari bantuan profesional.

2. IU
IU mengungkapkan pertarungannya dengan bulimia–gangguan makan dengan makan berlebih lalu memuntahkannya–ketika melakukan syuting untuk ‘Healing Camp’ di tahun 2014. Dia mengatakan bahwa hatinya terasa kosong dan cemas akibat ketakutannya bahwa dia belum bisa menjadi penyanyi yang bertalenta. Ciri-ciri orang yang mengalami bulimia adalah mengisi kekosongan di dalam dirinya dengan makan berlebih hingga dia muntah, dan itu juga yang dilakukan IU. Meskipun begitu, pelantun ‘Pallette’ ini sudah mencari pengobatan untuk gangguan mentalnya dan dia percaya dia telah sembuh.

3. Nam Taehyun
Selama siaran dalam ‘Casper Radio’, seorang penggemar mengatakan kepada Nam Taehyun bahwa mereka menderita insomnia dan depresi. Dia merespon itu dengan mengungkapkan bahwa dia juga menderita insomnia dan depresi. Dia berkata kepada penggemar tersebut bahwa dia memiliki masalah dalam mengkontrol emosinya dan telah menerima bantuan profesional, selanjutnya dia menyemangati sang penggemar dengan mengatakan bahwa mereka pasti dapat melawan itu.

4. Suzy
Cantik, terkenal, kaya, dan dicintai orang banyak; Suzy tampak memiliki segalanya. Tapi siapa yang menyangka bahwa dia juga menderita depresi? Pada tahun 2013, tiba-tiba saja Suzy menangis ketika sedang melakukan konferensi pers untuk drama yang dibintanginya kala itu, ‘Gu Family Book’. Kemudian dalam acara ‘Healing Camp’, dia mengatakan bahwa tangisannya (ketika konferensi pers) adalah karena tertekan akibat menanggung beban harapan orang banyak yang saling berlawanan. Dia diperlakukan seolah dia masih terlalu muda, tapi juga diharapkan untuk bertindak layaknya orang dewasa. Stressnya ini yang akhirnya membuatnya memiliki gejala depresi, seperti tiba-tiba menangis ketika sedang melakukan pembicaraan dengan teman.

5. Key SHINee
Sejarah Key yang melukai dirinya sendiri (self-harm) terungkap ketika member SHINee ini mengomentari postingan Instagram seorang penggemar. Penggemar tersebut mengatakan akan melukai dirinya sendiri. Key lalu memberikan kata-kata penyemangat untuknya dengan mengungkapkan bahwa dia juga memiliki kebiasaan buruk (melukai diri sendiri) ketika masih dalam masa pertumbuhan, dan dia bahkan masih memiliki bekas luka hingga sekarang. Untungnya penggemar tersebut langsung menghentikan niatnya setelah disemangati oleh Key.

6. Lee Haein
Mantan peserta Produce 101 dan anggota project girl group I.B.I keluar dari agensinya, HYWY, karena menderita gangguan panik (panic disorder)—atau serangan panik, suatu perasaan cemas luar biasa ditandai dengan jantung berdebar keras dan sulit bernapas, pada beberapa kasus serangannya terjadi tiba-tiba dan diakibatkan adanya trauma masa lalu. Dalam sebuah postingan di Instagram pribadinya, dia menyatakan bahwa dia mulai mendapat gangguan panik setelah mengalami trauma di agensinya yang sebelumnya, SS. Karena kesehatan mental dan fisiknya (yang terganggu), dia menyadari bahwa dia tidak bisa mengikuti member lainnya selama mereka latihan untuk debut. Dia mengikuti saran dari rumah sakit untuk beristirahat dan merelakan debutnya demi menjalani proses penyembuhan.

7. Henry Super Junior M
Henry terkenal karena tingkahnya yang tak menentu tapi tetap menawan, tapi di tahun 2014 penggemar mendapat pengetahuan baru mengenai perilakunya. Henry mengakui dalam sebuah program acara, ‘Real Men’, bahwa dia menderita ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)–gangguan pemusatan perhatian, ditandai dengan perilaku tidak fokus, hiperaktif, dan impulsif–yang ia miliki sampai di bangku sekolah menengah.

8. Lee Joon
Pada tanggal 30 Maret 2018, agensi Lee Joon mengumumkan bahwa artisnya tersebut akan menyelesaikan sisa masa wajib militernya sebagai pekerja pelayanan publik, karena gangguan panik yang dideritanya. Lee Joon awalnya berangkat wajib militer sebagai tentara aktif dengan harapan untuk melawan gangguan paniknya. Bagaimanapun, karena kondisinya tidak menunjukkan perkembangan, prosedur seleksi wajib militer menyatakan dia tidak sehat untuk melanjutkan tugas sebagai tentara aktif.

Bagaimana menurutmu?


____
source: koreaboo, wikipedia
Trans and rewritten by Coppamagz
>kkumi

You might also like
Comments