10 Second-lead Paling Menyayat Hati Menurut Dramabeans!

173

Bagaimana jika dalam drama tidak ada ‘second-lead’?

Lebih baik tentunya. Hati kita, sebagai para penonton setia tidak perlu merana atau simplenya harus memilih. Jika hanya ada satu pilihan tentu semuanya akan lebih baik dan tidak akan ada yang tersakiti, terlebih jika pilihan kita ternyata… second lead.

Namun, dalam sebuah drama keberadaan ‘second-lead’ memang seperti bumbu terpenting dan paling menghidupkan drama tersebut.

Berikut TOP 10 ‘Second-lead’ yang paling menyayat hati menurut dramabeans :

1. Reply 1994

‘Reply 1994’ memang meninggalkan luka mendalam terkait ‘second-lead’nya kepada.. mungkin separuh yang menontonnya dan yang menjadi jajaran dari #TeamChilbong. Biasanya, kita tahu persis siapa yang akan mendapatkan sang wanita, namun di ‘Reply 1994’ penulis berhasil dengan pintarnya mengelabui penonton dengan memberikan aura ‘first-lead’ kepada Chilbong ini. Tentunya kalian bisa merasakan perihnya Chilbong ketika adegan di lapangan pada episode 18, bukan?

2. Reply 1988

Sedihnya, beberapa dari kita tidak belajar dari masa lalu. Setelah menderita untuk Chilbong, kita sebagai #TeamJunghwan harus mendapati realita yang tidak kalah pahit ditemui dalam ‘Reply 1988’ ini. Sebenarnya, dari semua installment Reply, masalah Junghwan inilah yang paling menyakitkan. Banyak dari penonton sangat yakin bahwa Junghwan akan mendapatkan Hyeri, dilihat dari bagaimana drama tersebut dikemas. Dalam forum dan kolom komentar, semuanya dibanjiri keyakinan ini. Dalam ‘Reply 1988’ kita dibawa terlalu jauh melihat kedalam sudut pandang Junghwan menyukai atau bisa disebut mencintai Dukseon, namun nyatanya… kejadian seperti Chilbong terulang kembali. Ryu Jun Yeol tentunya mampu membawakan karakter ini dengan sangat baik hingga mendapatkan banyak cinta dari penonton.

3. Boys Before Flowers

Drama ini memang secara praktis di-design untuk ‘Second-lead-syndrome’. ‘Boys Before Flowers’ menunjukkan bahwa menjadi ‘pria yang baik’ belum tentu akan membuatmu bisa merebut hati wanita yang kau sukai. Dalam diri Ji-hoo terdapat semua yang tidak dimiliki oleh Jun-pyo seperti: pengertian, baik, tenang, dewasa, dan lembut. Walaupun dalam ceritanya kita sudah tahu Jan-di akan berakhir dengan siapa, kita tidak bisa berhenti berharap untuk setidaknya Jan-di bisa lebih memilih pria yang lebih mengenal dirinya dengan baik dan selalu berada disampingnya, yakni Ji-hoo. Walaupun kita tahu, dalam dramaland.. menjadi Mr. Perfect tidak membuatmu menjadi ‘first-lead’.

4. Sungkyunkwan Scandal

Tidak ada hal yang tragis atau terlalu menyedihkan dalam cerita ‘Second-lead’ di drama ini. Dirinya hanyalah seorang penjaga dalam diam, dan selalu mengamati sang wanita dengan rasa cinta yang terpendam. Banyak penonton yang sangat menginginkan keduanya untuk bisa bersama, walau dalam dramanya saja tentu tidak mungkin. Dalam banyak hal, Moon Jae-shin adalah tipe pemeran utama yang kelam, tampan, mendalam, dan sedikit memiliki aura bad boy. Dirinya adalah seorang pembuat bencana yang mengetahui rahasia pemeran utama yang menyamar sebagai pria, dan selalu melindunginya tanpa sang wanita tahu akan hal ini. Siapa yang tidak jatuh hati akan ‘guardian’ setampan dan dan sebaik Yoo Ah In?

5. Heirs

Untuk berargumen antara Kim Woo-bin vs. Lee Min-ho memang sedikit sulit. Bukan karena ketampanan mereka (walaupun itu memang salah satu faktornya) namun adalah bagaimana karakter keduanya begitu mirip dalam drama ‘Heirs’. Sama-sama bandel di sekolah dan merupakan orang yang sangat kaya. Namun kita semua tahu, Young-do adalah pria yang baik dan lebih meyakinkan untuk bisa mencintai Eun-sang dengan benar dibandikan pemeran utamanya. Dirinya menunjukkan kita bahwa kebandelannya semata-mata untuk menutupi suatu hal yang menyakitkan didalam hatinya, yang hanya ia simpan sendiri. Namun memang terkadang caranya menunjukkan kepedulian terhadap lawan jenis yang ia suka sedikit aneh, seperti membiarkan Eun-sang tercebur kekolam renang dan hal jahat lainnya. Walaupun, setelah itu banyak hal baik yang ia lakukan untuk Eun-sang dan membuat kita ingin berada diposisi Eun-sang untuk sekali saja.

6. You’re Beautiful

Pesona ‘Second-lead’ kali ini cukup kuat hingga setelahnya, keduanya bermain dalam drama yang sama (You’ve Fallen For Me) dan membuat fans dan korban ‘Second-lead’ ini tentu saja menggila bahagia. Dalam ‘You’re Beautiful’, Shin-woo merebut hati kita dengan caranya melindungi Mi-nyeo yang diketahuinya berpura-pura menjadi pria. Caranya yang naif dan childish namun dalam konotasi cute tersebut mampu membuat hati kita lebih bergetar daripada sang pemeran utama yang sedikit memiliki karakter dingin dan acuh. Walaupun Shin-woo mengetahui identitas asli dari Mi-nyeo, ia tetap memperlakukannya seperti kawan pria dan berperilaku baik kepadanya serta memberikan pundak ketika wanita tersebut membutuhkannya untuk sekedar bersender dan menangis.

7. Who Are You – School 2015

Yang ini pasti kalian masih bisa merasakan sakitnya! Beberapa dari penonton juga mengakui betapa anehnya pilihan pemeran utama wanita diakhir untuk tidak bersama Yook Sung Jae. Karakter Sung-jae lebih memiliki koneksi yang kuat kepada Kim So Hyun, memberikannya kehangatan atau menunjukkan rasa sukanya dengan cara yang lucu dan menyenangkan. Sung-jae lah yang pertama kali sadar bahwa pemeran utama tersebut adalah ‘dirinya sendiri’ dan bukan kembarannya, Sung-jae juga merupakan seseorang yang selalu melindunginya dan yang memanggilnya dengan nama aslinya untuk pertama kali. Tentu saja itu membuat orang akan tersentuh. Ketika sang kembaran kembali, kita semua mengira ini akan berakhir happy ending.. namun nyatanya… why?!

8. Chuno

Salah satu cerita cinta segitiga yang masih membuat merinding? Chuno-lah jawabannya. Sebuah drama epic mengenai seorang pemburu budak yang akhirnya menemukan takdir harus membunuh cinta-nya sendiri. Rasanya tidak mungkin untuk tidak cinta kepada karakter yang satu ini, perubahan seperti apa yang Dae-gil telah tunjukkan, walaupun konflik untuk mencintai kedua karakter dalam waktu yang bersamaan sesungguhnya merupakan sebuah siksaan yang indah. Ketika sang pemeran utama kembali bertemu dengan cinta pertamanya, kita melihat suatu penampakan yang aneh untuk bisa diterima oleh seorang ‘Second-lead’. Drama ini merupakan drama yang cukup menyentuh dan akan terkenang selalu dihati penontonnya.

9. Autumn In My Heart

Inilah drama yang melejitkan nama Won Bin, sebuah drama yang akan memberikan aura klasik dari ‘Second-lead’, sebuah punggawa paling terkenang. Caranya yang agresif namun selalu berusaha menunjukkan dan melindungi pemeran utama wanita dalam drama ini membuat kita tidak bisa membencinya. Won Bin mampu membuat kita menginginkannya untuk mendapatkan hati sang wanita karena kita melihat dirinya yang memang secara susah payah sangat menginginkan itu. Semua memori mengenai ‘Autumn In My Heart’ adalah tentang air mata, dan cara Won Bin ingin membeli cinta sang wanita dengan seluruh uangnya. Walaupun dirinya tidak pernah mendapatkan kesempatan, justru disitu letak sadisnya melodrama pada masa itu, dimana hanya memaksa kita untuk menikmati kejam dan rasa sakitnya cerita yang ditawarkan.

10. My Girl

Ah.. Lee Jun Ki! Mari kita throwback dimasa-masa awal ke-emasan dari Hallyu. ‘My Girl’ adalah rom-com trendy pertama yang memberikan kita ‘Second-lead-syndrome’ tentunya dengan akting dan aura kuat dari Lee Jun Ki! Tentu saja hal klise yang membuat kita jatuh cinta kepada karakter ini. Karakter Lee Jun Ki digambarkan seperti seorang yang baik dan friendly. Bersahabat dekat dengan pemeran utama wanita ketika sang pemeran utama pria tidak menghargainya. Cinta segitiga dalam ‘My Girl’ memang cukup refreshing, daripada fokus kepada ‘Siapa yang terlihat tidak akan dipilih oleh pemeran utamanya’ drama ini menunjukkan kita agresif-nya ‘Second-lead’ yang memang sadar bahwa dirinya memiliki perasaan sebesar itu kepada sang pemeran utama wanitanya.

Bagaimana menurut kalian?

Siapa ‘Second-lead’ paling menyayat hati menurut pendapat kalian? Tuliskan di kolom komentar!

Dramabenas

Trans and Edit By YAYL of Coppamagz.com

You might also like
Comments